Langkah kaki perlahan-lahan menyusuri sebuah desa dikabupaten
barru, tidak jauh dari kota Barru dengan pemukiman yang padat hiduplah seorang
pedagang kecil dan menengah. Pedagang itu bernama Muhammad Siri. Pak Muhammad
adalah orang asli keturunan Bugis yang berjuang dengan berdagang kecil-kecilan
untuk kehidupannya yang lebih baik. Tiap hari terkadang, barang dagangan itu
laku dengan banyaknya namun terkadang juga kurang orang yang beli ditempatnya.
Pak Muhammad dengan status sebagai suami dari 3 orang
anaknya tentu bukanlah hal yang cukup ringan baginya, terlebih dua dari ketiga
anaknya sudah bersekolah dan membutuhkan biaya untuk keperluan sekolahnya.
Jatuh bangun memang tentu pernah dirasakannya, bahkan pak
Muhammad sempat berpikir untuk menutup usaha dagangnya, namun ia kembali
bangkit, dan dengan ide yang mungkin akan dapat merubah hidupnya, maka Pak
Muhammad dan istrinya memilih untuk melakukan peminjaman di bank terdekat
dengan rumahnya, uang pinjaman itu akan digunakannya untuk membangun sebuah
usaha yaitu usaha depot air minum yang sekiranya akan memberikan banyak
keuntungan kepadanya.
Alhamdulillah, usaha yang dilakukan tidaklah sia-sia,
karena dengan usaha itu, lancarlah penghasilan yang diperoleh oleh Pak
Muhammad, namun terkadang penghasilannya
menurun karena kurangnya persediaan air bersih, namun Pak Muhammad tetap
berusaha dan pada akhirnya pinjaman di bank yang dulunya sebagai modal usahanya
kini telah dilunasinya. Penghasilannya pun semakin bertambah dan semoga dengan
usaha dan kerja keras yang disertai doa akan membuat usaha yang dilakukan Pak
Muhammad ini bernilai berkah di mata Allah SWT. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar