Kamis, 18 Desember 2014

Cerpen Kewirausahaan (Wawancara)

          Langkah kaki perlahan-lahan menyusuri sebuah desa dikabupaten barru, tidak jauh dari kota Barru dengan pemukiman yang padat hiduplah seorang pedagang kecil dan menengah. Pedagang itu bernama Muhammad Siri. Pak Muhammad adalah orang asli keturunan Bugis yang berjuang dengan berdagang kecil-kecilan untuk kehidupannya yang lebih baik. Tiap hari terkadang, barang dagangan itu laku dengan banyaknya namun terkadang juga kurang orang yang beli ditempatnya.
         
          Pak Muhammad dengan status sebagai suami dari 3 orang anaknya tentu bukanlah hal yang cukup ringan baginya, terlebih dua dari ketiga anaknya sudah bersekolah dan membutuhkan biaya untuk keperluan sekolahnya.
   
          Jatuh bangun memang tentu pernah dirasakannya, bahkan pak Muhammad sempat berpikir untuk menutup usaha dagangnya, namun ia kembali bangkit, dan dengan ide yang mungkin akan dapat merubah hidupnya, maka Pak Muhammad dan istrinya memilih untuk melakukan peminjaman di bank terdekat dengan rumahnya, uang pinjaman itu akan digunakannya untuk membangun sebuah usaha yaitu usaha depot air minum yang sekiranya akan memberikan banyak keuntungan kepadanya.

          Alhamdulillah, usaha yang dilakukan tidaklah sia-sia, karena dengan usaha itu, lancarlah penghasilan yang diperoleh oleh Pak Muhammad,  namun terkadang penghasilannya menurun karena kurangnya persediaan air bersih, namun Pak Muhammad tetap berusaha dan pada akhirnya pinjaman di bank yang dulunya sebagai modal usahanya kini telah dilunasinya. Penghasilannya pun semakin bertambah dan semoga dengan usaha dan kerja keras yang disertai doa akan membuat usaha yang dilakukan Pak Muhammad ini bernilai berkah di mata Allah SWT. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar